Bebas Bekerja Tanpa Batas

Saya people

Saya People – edisi 14

October 10, 2006  /  saya  /    0

Saya's people - edisi 14Prisilla Puspitasari (Cici), 26 tahun, PR Consultant
“Memberikan perhatian dan kasih sayang pada anak-anak panti asuhan, buat saya menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri. Menurut saya, memberikan perhatian pada mereka tidak hanya berupa materi seperti memberikan susu, selimut, pakaian, dan lain-lain, tapi yang lebih penting adalah kesediaan meluangkan waktu untuk bisa bersama mereka.

Saya pikir membantu orang lain tidak harus menunggu atau menunda, tapi sekarang. Apapun yang bisa kita berikan, berikan saja. Saya juga bersyukur bisa dekat dengan anak-anak panti asuhan, karena dengan melihat kondisi mereka saya merasa sangat beruntung bisa dilahirkan dan dibesarkan dengan kasih sayang kedua orang tua.”

Lokasi: Tanggul Sungai Jeneberang, Benteng Somba Opu, Makassar
Photographer: Md. Akbar

Saya's people - edisi 14

Wahyu Rohman Cahyono (Wahyu), 31 tahun, Human Resources Office

“Saya bekerja di bagian Human Resources (HR) selama 3 tahun. Tugas HR lebih luas dari Personalia, yaitu mulai dari proses recruitment, training, pembinaan, career path, promosi, pembuatan job description, sampai orang selesai masa tugas atau PHK.

Sama seperti tukang kebun yang harus kepanasan atau mungkin terkena duri pohon yang dirawatnya. Kadang karyawan datang mengeluh tentang benefit-benefit yang seharusnya mereka terima, dan saya harus menyabarkan mereka. Padahal yang saya pikirkan justru benefit mereka dan tanpa sadar melupakan nasib saya sendiri.

Menjadi HR tidak harus dari background pendidikan tertentu, paling penting punya kepedulian lebih terhadap orang lain, boleh dibilang harus memiliki empati, karena dia harus memikirkan orang lain.”

Lokasi : Tanjung Bunga Makassar
Photographer : Md. Akbar

Saya's people - edisi 14

Estee Anastasya (Echi), 24 Tahun, Mahasiswi

“Adik saya, Regisa (Icha) usianya 16 tahun. Panggilan sayang saya ke dia ‘Tolin’ karena dia suka sekali sama Bertrand Antolin.

Sejak lahir, Icha tidak bisa berjalan, karena itu sampai sekarang Icha menggunakan kursi roda. Saya sangat dekat dan sayang padanya. Karena dekatnya, dia hanya mau tidur dengan saya.

Setiap weekend, saya selalu membawanya pergi shopping, karaoke atau sekadar jalan-jalan, baik bersama teman-teman atau keluarga. Saya bangga punya adik cantik dan pintar seperti Icha.”

“For me, my sister is the air that I breathe. I’ll die for her and willing to do everything for her.”

Lokasi : Water Side Villas – Tanjung Bunga, Makassar
Photographer : Md. Akbar


COMMENTS

PINGBACKS

No Pingbacks

POST A COMMENT









 Follow this comment from email.

Copyright 2010 - Saya Magazine